Home > Kisah Teladan > Takut Riya

Takut Riya


Fudhail menuturkan bahwa ayahnya, Fudhail membuat kesepakatan dengan Ibnu al-Mubarak untuk bertemu di depan pintu “Bani Syaibah” (Salah satu pintu yang ada di Masjidil Haram). Lantas, setelah bertemu, Ibnu al-Mubarak mengajak Fudhail untuk masuk ke dalam masjid, hingga mereka bisa sama-sama belajar. Namun, Fudhail berkata, kalau kita masuk, engkau ingin menyampaikan kepadaku pengetahuan yang tidak aku ketahui dan aku pun akan menyampaikan pengetahuan yang tidak engkau ketahui?” Ibnu Al-Mubarak menjawab, “Benar, memang demikian.” Maka, keduanya pun pergi, dan tidak jadi masuk masjid.

Imam Sulaiman Al-Khithabi berkata, “Al-Fudhail berkata demikian, karena ia tidak suka dengan perbuatan tersebut dan takut riya.”Hal ini seperti kata-kata Fudhail sendiri,”Bagi seorang Alim, bertemu dengan syetan lebih baik baginya, dari pada bertemu dengan orang Alim yang seperti dirinya.”

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: