Home > Kisah Teladan > Tariq bin Ziad

Tariq bin Ziad


PENAKLUK SPANYOL

DI NEGERI BARBAR

Pada masa UsMan bin Affan dan Muawiah sampailah Agama Islam ke tanah Barbar, Tripoli, Marokko, Tunis dan Aljazair. Penduduknya berbondong-bondong masuk Islam. Pernuda-pemuda banyak yang menceburkan diri menjadi ke dalam kalangan tentara Islam dan mereka menjadi opsir-opsir tinggi.

Khalifah Walid bin Abdul Malik dari Daulah Umaiyah mengangkat Musa bin Nasir menjadi Gubernur dan jenderal tentara Islam di negeri Barbar ini. Banyak peperangan yang dilakukan dengan tentara RUM yang memperoleh kemenangan yang gemilang.  Diantara opsir tinggi yang mashr dewasa itu tersebutlah nama Tariq bin Ziad dan Tarif bin Malik

MENAKLUKKAN SPANYOL

Musa bin Nasir mengangkat Tariq bin Ziad menjadi komandan sebuah benteng di tanah Magribi. Pada saat Musa mendapat berita tentang Tanah Spanyol Yang makmur, serta kelemahan pemerintahan di   sana, diutusnyalah jenderal Tariq untuk menaklukkannya. Berangkatlah Tariq dengan tujuh ribu tentara Islam dengan mempergunakan Perahu menuju tanah Spanyol,  dan mendarat pada sebuah bukit yang kemudian diberi nama Jabat Tariq (Gibraltar) dan membuat benteng dekat muara sungai Guadalquivir (Alwadil Jani).

Roderick Raja Spanyol mendengar berita kedatangan tentara Islam itu tentara, ia pun mengumpulkan tentara sebanyak-banyaknya melebihi jumlah tentara Islam, lalu mereka berangkat menyongsong tentara Tariq.

Sebelum itu Tariq memerintahkan membakari scgala perahu yang membawa tentara Islam ke Spanyol, agar mereka berjuang mati‑matian dengan tidak mengenal jalan pulang. Dengan itu mereka berada dalam dua pilihan: mati syahid dengan mendapat surga atau hidup memperoleh kemenangan

Kemudian Tariq mengucapkan pidato berapi-api membangkitkan keberanian tentaranya  diantara lain ia berkata:

“Wahai Umat Islam! Musuh dihadapanmu, lautan dibelakangmu, jika kamu tidak berperang dengan kesabaan dan keberanian luar biasa pastilah kamu hancur binasa. Karena itu, majulah, saya di depan  dan Insya Allah saya akam membunuh raja musuh kita itu dengan pedangku ini.”

Tentara Islam menyerbu ke pihak tentara Spanyol itu. Keberanian  Tariq mendorong kuat bagi tentara Islam. Tariq meneruskan penyerbuannya ke daerah pedalaman tanah spanyol serta menaklukan setiap kota yang dilaluinya sampai ke ibukota spanyol “Toledo”.

Adapun Tariq sangatlah dikasihi dan ditakuti oleh tentaranya dan mereka sangat patuh di bawah kepemimpinannya. Dengan berkuasanya Tariq di Toledo, ia pun menjadi jenderal besar Islam dan raja yang tiada bermahkota di tanah Spanyol. Kemudian beliau dipanggil pulang leh kholifah Walid ke Damaskus, karena khawatir akan pengaruh Tariq di sana. Beliau meninggallah dekat Khalifah di Damaskus.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: