Home > Arikel Islam > AL-AQSHA DIAMBANG KEHANCURAN

AL-AQSHA DIAMBANG KEHANCURAN


mesjidil aqshaBagi uniat Islam, masjid Al-Aqsha menyimpan banyak sekali sejarah penting. Yang sudah pasti kita semua ingat adalah bahwa di masjid inilah titik tolak Rasulullah bermiraj ke sidratul muntaha. Subhanallah, dapat dilihat sebuah batu yang di atasnya tercetak dua buah telapak kaki yang diyakini adalah telapak kaki Rasulullah. Di sinilah persisnya Rasulullah menginjakkan kaki sebelum akhirnya meneruskan perjalanan untuk bertemu Allah Swt. dan kemudian mendapatkan perintah shalat lima waktu.

Di kompleks masjid Al-Aqsha terdapat Dome of Rock yang oleh orang Yahudi selalu digambarkan sebagai masjid Al-Aqsha dan dibangun pada tahun 687 M atau lebih lama dari zaman Rasulullah Saw. Di kompleks ini juga terdapat kubah Al-Silsilah yang tak ubahnya seperti miniatur Dome of Rock. Masih di komplek masjid Al-Aqsha, kita juga dapat melihat sebuah bangunan yang disebut masjid Buraq yang terletak 6 meter di bawah permukaan tanah. di tempat inilah Rasul meninggalkan Buraq sebelum akhirnya Masih naik ke sidrotlmuntaha. Al-Aqsha pernah dijadikan gereja ketika muslim kalah dalam perang salib pertama.

Sayang, masjid Al-Aqsha saat ini benar-benar di bawah kekuasaan Israel. Penjagaan ketat oleh tentara Israel membuktikan bahwa masjid yang menjadi kebanggaan umat Islam ini benar-benar dijauhkan dari Islam. Penjagaan ekstra ketat di masjid Al-Aqsha dilakukan Israel denganmenempatkan tentaranya untuk memata-matai kegiatan muslim, di dalam masjid dengan orang Arab pada umumnya. Memang, di pagi hari penjagaan dilakukan oleh tentara Palestine. Namun demikian, tentara Israel tetap mengintai dari tempat-tempat tersembunyi. Pada malam hari, tentara Israel menjaga Al-Aqsha secara total. Pemilihan waktu berjaga pada matam hari ini bukan tanpa alasan. Israel yang memang ingin menghancurkan masjid Al-Aqsha, melakukan aktivitas picik (penghancuran masjid) pada malam hari agar tidak diketahui.

Perlu diketahui bahwa masjid Al-Aqsha terdiri dari bangunan lama dan bangunan baru. Bangunan lama adalah bangunan yang telah ada ketika zaman Rasul sedangkan bangunan baru dibangun sekitar 712 M oleh Walid bin Abdul Malik. Bangunan baru ini didirikan di atas bangunan lama.

Nah, bangunan lama inilah yang ingin dihancurkan oleh orang Yahudi Usaha penghancuran ini terlihat dari pembuatan terowongan di dalam masjid Al-Aqsha. Mereka berharap agar ketika suatu saat teriadi gempa, maka Al-Aqsha (yang telah dilubangi dengan dibuat terowongan di dalamnya) akan hancur dengan sendirinya. Namun demikian, kehandak Allah berkata lain. Al-Aqsha masih tetap berdiri atas kekuasaan-Nya

  1. david
    March 7, 2010 at 3:21 am

    baca lagi, dan hubungkan dengan judulnya.. connect nggak??

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: