Home > Artikel Pendidikan, Pengajaran dan Pendidikan > Kedudukan Anak dalam Kurikulum

Kedudukan Anak dalam Kurikulum


Berbagai studi telah diadakan untuk mengenal anak secara lebih luas dan mendalam. Studi ini antara lain menjadi pokok penelitian psikologi anak yang mempelajari anak dalam segala aspeknya antara lain mengenai perkembangan anatomis dan fisiologis, kemampuan motoris, bahasa dan komunikasi, perkembangan mental dan inteligensi, perkembangan pengertian dan pemahaman, kreativitas dan permainan anak, kelakuan sosial, watak dan disiplin, kepribadian dan kesehatan rohani dan sebagainya.

Berhubung dengan hasil studi tentang anak Lester D. Crow dan Alice Crow menyarankan hubungan kurikulum dan anak sebagai berikut : (Crow & Crow, 1955, h. 192).

  1. Kurikulum hendaknya disesuaikan dengan keadaan perkembangan anak.
  2. Isi kurikulum hendaknya mencakup keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dapat digunakan anak dalam pengalamannya sekarang dan juga berguna untuk menghadapi kebutuhannya masa mendatang.
  3. Anak hendaknya didorong untuk belajar berkat kegiatannya sendiri dan tidak sekedar penerima pasif apa yang dilakukan oleh guru.
  4. Sejauh mungkin apa yang dipelajari anak harus mengikuti minat dan keinginan anak yang sesuai dengan taraf perkembangannya dan bukan menurut keputusan orang dewasa tentang apakah seharusnya minat mereka.
  1. May 24, 2010 at 2:10 pm

    terima kasih materi anda membantu kami.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: